Siap-siap Akan Ada mobil go green 2020 mendatang

Pernah ga si berkeringat siang-siang sampai basah ketek gak karuan? Dan rasanya seperti ingin masuk mobil dan pasang AC suhu paling dingin. Nah, itu semua karena global warming, drastisnya perubahan iklim membuat Honda melakukan Go green untuk mengurangi dampak global warming ini.  Salah satunya Honda nih yang menunjukkan keseriusan go green dengan meluncurkan mobil yang ramah lingkungan.

Kenapa di sebut mobil ramah lingkungan ? Produsen otomotif berlogo ‘H’ ini sedang mengembangkan mobil sport berbasis CR-Z yang menggunakan listrik sebagai pendorongnya dengan 4 motor listrik di tiap rodanya dan sumber tenaganya berasal dari baterai lithium-ion 16 kwh. Honda sendiri menargetkan daya maksimal yang di hasilkan sekitar 350 bhp.

Jantung pacu yang disematkan pada mobil sport listrik dari posisi berhenti sampai 100 kilometer per jam bisa di capai tidak lebih dari 3,5 detik. Sementara kecepatan tertingginya 210 kilometer per jam. Selain itu Baterai ditargetkan bisa melajukan mobil sejauh 402 kilometer. Wow pada penasaran ga sih ?

Tips Jitu Anti Boring Saat Macet di Jalanan!

Ngasih tau orang buat bersabar di tengah kemacetan emang gampang! Coba kalau kita sendiri yang rasain bosan nya perjalanan panjang. Rasanya ingin turun dari mobil dan terbang dengan helikopter!

Etssss, kata siapa itu mustahil? Kalau sudah bosan menyetir sendiri, ini saatnya menjual mobil kamu di Carsome Indonesia. Tenang, mobil kamu akan diberikan harga terbaik oleh 850 dealer se-Jabodetabek!

Tapi kalau akhir-akhir ini kamu merasa bosan dijalan, cobain deh tips dibawah ini:

#1 Sebelum menyalakan starter, pastikan smartphone kamu terhubung ke audio. Jangan lupa! Kabel aux harus selalu siap sedia ya

#2 Bagian paling penting nih, playlist! Gak akan ada yang larang kamu atau marahin karena pasang playlist lagu dangdut saat sendirian di mobil

#3 Ciptakan duniamu! Bawa cemilan, nyanyikan lagumu, dan jangan lupa selfie

Hal sederhana seperti ini saja bisa membantu menghilangkan boring saat macet, kenapa harus bete lagi?

Seberapa Sering kamu Poles Mobil Kesayangan?

Kalau dilihat dari keseriusan, tidak perlu diragukan lagi! Karena hampir 24 jam mobil kesayangan selalu bersama kamu. Kalau dilihat dari keberhasilan, perlu ditinjau lagi seberapa sering mobilmu dipoles agar tetap silau dipandang mata!

Poles mobil penting dilakukan secara rutin untuk menghilangkan beragam kotoran yang membuat mobil kusam. Ini dia beberapa alat poles yang harus siap sedia:

#1 Cairan Poles

Belilah cairan poles yang berkualitas dengan beragam jenis cairan seperti Wax dan Hard Shell.

#2 Mesin Poles 

Mesin poles sebagai alat utama untuk poles mobil. Tentu akan mempermudah pekerjaan memoles dari manual ke otomtatis. Terdapata 2 jenis kain pada mesin poles, yaitu kain halus dan kain kasar. Kain kasar untuk meratakan cairan sedangkan kain halus untuk membuat mobil mengkilap.

#3 Alat Kebersihan Lainnya

Peralatan wajib yang harus ada adalah alat kebersihan umum dan peralatan cuci mobil seperti sikat dan lap. Kini memoles mobilmu tidak perlu sulit kan?

Apakah Sistem Keyless Yang Canggih Sudah Pasti Berkualitas?

Hadirnya mobil dengan sistem kunci keyless atau yang biasa disebut passive keyless entry akan membuat kamu semakin nyaman. Apalagi untuk mobil-mobil yang menyematkan sensor sentuh di handle pintu. Pastinya akan membuat hidupmu semakin mudah juga!

Tapi, apakah kalian tahu kalau sistem keyless juga punya kualitas beragam. 11 mobil yang menggunakan sistem kunci keyless dengan kualitas superior adalah jenis mobil seperti Audi e-Tron, Jaguar XE, Land Rover Evoque, dan juga Mercedes Benz B-Class. Dan Mercy B-Class menjadi satu-satunya mobil yang punya kualitas mumpuni.

Mau tahu jenis kendaraan apa yang mendapatkan nilai rendah dengan sistem keyless? Ini dia, ada Ford Mondeo, Hyundai Nexo, Kia ProCeed, Lexus UX, Porsche Macan, dan Toyota Corolla. Dan 3 nama terakhir dari jenis mobil ini dijual di Indonesia. Satu lagi jenis mobil yang sering dibicarakan akhir-akhir ini yaitu Suzuki Jimny. Mobil jenis ini masuk ke dalam kategori “uncceptable” karena tidak menggunakan sistem keyless ataupun start up button.

Membeli Mobil dari Perseorangan atau Diler

Persoalan membeli mobil sudah menjadi hal yang sangat mudah di era teknologi ini. Dengan adanya kemudahan teknologi maka akses yang didapat oleh para calon pembeli pun semakin gampang.Hanya dengan sentuhan jari pada smartphone kamu sebagai calon pembeli, spesifikasi hingga harga mobil pun sudah tersedia.

Membeli mobil pun dapat dilakukan dengan berbagai macam cara seperti membeli mobil melalui perseorangan, melalui dealer bahkan melalui sistem online. Walaupun nyatanya sistem online yang menawarkan penjualan ini juga tetap melingkupi perseorangan dan juga dealer.

Sebagai calon pembeli harus memahami bahwa ada perbedaan dasar jika membeli mobil dari perseorangan dan juga dari dealer. Berikut perbedaan keduanya:

1. Garansi Mobil

Pembelian mobil pada perseorangan pada umumnya tidak menawarkan garansi kecuali mobil tersebut memang masih baru.

Berbeda dengan pembelian mobil melalui dealer. Proses yang dilalui memang lebih administratif daripada membeli mobil dari perseorangan.

Dealer biasanya memiliki garansi pada mobil yang mereka jual, sehingga terkadang lebih menguntungkan.

2. Resiko Pembelian

Membeli mobil melalui dealer memang membutuhkan administrasi yang lebih lengkap dari pembelian mobil melalui perseorangan.

Membeli mobil melalui perseorangan terkadang memiliki resiko pembelian lebih besar.

Semua orang selalu ingin menghindari penipuan saat membeli mobil melalui perseorangan. Tetapi yang menjadi sisi positif membeli dari perseorangan adalah ketika kamu sudah mengenal penjual maka proses jual beli akan lebih mudah dilakukan karena sudah terbentuknya rasa percaya.

Dealer menjanjikan pembelian yang dapat dilakukan secara aman, baik dalam pembayaran maupun administratif yang harus dilalui sehingga mengurangi resiko pembelian. Tetapi bukan berarti kalian harus tidak teliti saat melakukan pembelian melalui dealer ya.

3. Penawaran Harga

Harga yang ditawarkan oleh penjual perseorangan biasanya memang terkesan mahal, tetapi masih bisa kok menemukan penjual mobil perseorangan yang menwarkan harga yang sesuai dengan pasaran.

Bagian asiknya adalah kamu bisa melakukan penawaran langsung terhadap penjual sesuai dengan yang kamu inginkan. Walaupun harga yang diberikan tidak akan turun begitu jauh, tetapi setidaknya kamu bisa mendapatkan penawaran terbaik.

Perbedaannya dengan pembelian melalui dealer adalah dealer menawarkan harga yang terkadang lebih tinggi daripada yang ditawarkan oleh penjual perseorangan. Penawaran harga terkadang agak susah untuk dilakukan karena delaer cenderung menggunakan harga pasti.

4. Kondisi Mobil

Membeli mobil membutuhkan ketelitian. Terutama ketika membeli mobil bekas. Jika kamu adalah calon pembeli maka selalu lakukan pengecekan, terutama jika membeli dari dealer.

Agar tidak tertipu lakukan pemeriksaan terhadap latar belakang pemakaian mobil, siapa yang menggunakan, apakah pernah mengalami kecelakaan atau terkena banjir.

Bahkan kamu harus juga memeriksa bagian-bagian kecil seperti komponen ICU, suara mesin saat dikendarai dan bagaimana kenyamanan mobil saat test drive.

Kondisi mobil seperti ini adalah bagian utama dari pencarian mobil yang tepat untuk dilakukan saat membeli dari dealer maupun perseorangan.

Mobil yang dijual secara perseorangan biasanya memiliki sejarah yang lebih jelas dibandingkan ketika membeli mobil dari dealer. Kamu bisa langsung menanyakan kepada penjual mengenai bagaiamana sejarah mobil tersebut, apakah mobil tersebut pernah mengalami kecelakaan atau kebanjiran.

Usahakan tidak membeli mobil yang bekas kebanijiran karena mobil sekarang ini didominasi oleh penggunaan sistem elektrikal yang jika terkena air dapat mengalami kerusakan yang parah.

Bertatap langsung dengan pembeli memberikan kesempatan untuk kamu bertanya lebih banyak dan mengambil informasi lebih baik. Sedangkan dealer tidak memberikan kamu kesempatan seperti ini.

5. Kelengkapan Dokumen

Jangan pernah melupakan dokumen saat melakukan pembelian mobil baik dari perseorangan dan dealer.

Mengurus dokumen dari perseorangan akan lebih merepotkan jika dibandingkan dengan dealer. Dokumen dari perseorangan akan membutuhkan waktu lebih lama dalam pengurusannya, sedangkan dealer memberikan kemudahan.

Biasanya dealer yang akan mengurus semua persyaratan dokumen yang diperlukan sehingga kamu bisa duduk tenang menunggu hasil dari dealer seperti STNK, BPKB, Surat Jual-Beli dan surat lain yang perlu diurus.

Beberapa hal di atas hanya memperlihatkan perbedaan dasar dari dealer dan pembelian melalui perseorangan.

Semua keputusan diserahkan di tangan kamu, putuskan mana pembelian yang lebih menguntungkan kamu. Membeli tidak harus selalu buru-buru, belilah ketika sudah melakukan riset terlebih dahulu untuk mendapatkan kepastian mengenai spesifikasi, harga dan keadaan mobi yang ingin kamu beli.

Selalu lakukan test drive saat membeli mobil untuk mengetahui performa dan kenyamanan mobil saat dikendarai. Lakukan perbandingan yang setara apple to apple agar pertimbangan kamu tidak berat sebelah.

Semoga kamu segera menemukan mobil terbaik kamu, apakah melalui perseorangan atau menggunakan jasa dealer. Jangan pernah ragu untuk selalu bertanya dan melakukan background check untuk mobil yang kamu inginkan ya.

Lakukan Hal Ini untuk Menjaga Performa Kendaraanmu

Kendaraan ibarat tubuh dan pikiran manusia. Jika dipakai dan digunakan terus menerus bisa menyebabkan stress.

Begitu pula kendaraan, kendaraan yang dipakai terus menerus tanpa diberikan waktu istirahat akan menumpulkan performanya. Hal ini juga berlaku jika kendaraan anda hampir tidak pernah digunakan.

Ada banyak sekali langkah-langkah yang dapat anda gunakan untuk merawat dan menjaga performa kendaraan anda.

Ini dia, langkah-langkah mudah menajga performa kendaraan yang sering dilupakan oleh para pengendara dan pemilik kendaraan.

1. Sesuaikan Bahan Bakar Dengan Mesin

Kendaraan bermotor bisa bergerak karena ada dukungan dari bahan bakar.

Bahan bakar ini yang akan dipakai untuk menentukan apakah kendaraan anda bisa melaju atau tidak. Penggunaan bahan bakar juga tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Contohnya saja pada kendaraan dengan mesin bensin, gunakanlah bensin yang mengandung kualitas oktan yang tinggi.

Bahan bakar bensin yang memiliki oktan yang tinggi adalah pertamax. Penggunaan pertamax sangat disarankan untuk menjaga mesin anda bekerja lebih optimal dan baik, apalagi pembakaran yang dihasilkan sudah sempurna hingga mengurangi polusi akibat kendaraan bermotor.

Memang masalah yang utama saat menggunakan pertamax adalah harga yang relatif mahal. Tetapi akan berbanding lurus dengan mesin kendaraan anda.

Sebaliknya untuk mesin diesel, gunakanlah bahan bakar solar atau bio-diesel untuk kelangsungan mesin yang lebih baik dan menghasilkan pembakaran yang lebih baik dari bahan bakar solar biasa.

2. “Mandikan” Dengan Rutin

Masalah kebersihan memang terkadang terlihat simpel dan kecil, tetapi banyak masalah yang muncul pada kendaraan diakibatkan oleh ketidakbersihan.

Kendaraan yang tidak bersih terkadang akan membuat mobil terasa ‘berat’ saat akan dikendarai.

Bahkan kotoran-kotoran yang menempel dapat masuk ke bagian-bagian yang penting dalam mesin kendaraan sehingga menyebabkan penyumbatan.

Penyumbatan ini bisa menyebabkan mesin berhenti bekerja dan berakibat mogok.

Alhasil, anda harus kembali memberikan servis pada kendaraan anda atau berakibat pada semakin banyaknya pengeluaran yang harus anda bayarkan.

Rutin membersihkan mobil dapat memperpanjang usia mobil, Termasuk memperindah tampilan kendaraan anda, jangan pernah menggunakan detergen untuk mencuci kendaraan anda ya, gunakanlah shampo yang telah dibuat khusus untuk kendaraan.

3. Servis Secara Rutin

Servis mobil disini adalah servis secara keseluruhan, mulai dari mesin, ganti oli, perawatan rem dan bagian-bagian lainnya.

Bawalah kendaraan anda ke bengkel resmi agar servis yang diberikan terjamin keadaannya. Bengkel resmi biasanya memiliki reputasi yang baik dan memiliki parts atau onderdil resmi dari produsen terkait kendaraan anda.

Selain itu servis berarti meremajakan mesin kendaraan dan performa yang tetap terjaga walau kendaraan anda sudah berumur.

4. Balancing dan Spooring

Jangan hanya melakukan balancing dan spooring ketika dibutuhkan saja. Tetapi lakukanlah kedua hal ini dengan penjadwalan yang baik.

Balancing dan spooring baik dilakukan setiap menempuh jarak 10.000 km hingga 20.000 km.

Kedua hal ini dapat meremajakan ban mobil anda serta berimbas kepada penggunaan bahan bakar yang lebih hemat.

5. Menyelah Terlebih Dahulu

Banyak sekali yang menyarankan para pemilik mobil dan pengendara untuk menyelah sebelum kendaraan benar-benar dinyalakan.

Menyelah kendaraan anda memberikan kesempatan untuk oli dan bahan bakar mengalir untuk memudahkan mesin menyala.

Dengan menyelah terlebih dahulu membuat mesin kendaraan anda lebih awet dan lebih gampang menyala. Tidak ada salahnya juga untuk mulai mencoba.

6. Tangki BBM Tidak Boleh Kosong

Jangan pernah biarkan tangki BBM anda benar-benar dalam keadaan kosong.

Tangki yang dibiarkan kosong terlebih dahulu sebelum pengisian BBM dapat menyebabkan mesin mengalami kerusakan. Tangki kosong akan mengganggu kinerja mesin, selalu isi tangki bahan bakar anda dalam keadaan terisi atau full untuk menjaga performa kendaraan anda.

7. Radiator

Fungsi radiator pada mesin kendaraan adalah sebagai pendingin.

Artinya, ketika terjadi panas yang tinggi, radiatorlah yang bertanggung jawab untuk melakukan pendinginan terhadap mesin. Radiator pun berfungsi untuk menampung air yang telah panas yang berasal dari mesin.

Dapat dikatakan jika terjadi kerusakan pada radiator makan kendaraan anda dapat mengalami over heat, apalagi jika hendak digunakan untuk menempuh jarak yang jauh.

Radiator yang tidak dijaga dapat membuat kendaraan anda “ngambek.” Jagalah selalu radiator kendaraan anda agar tidak terjadi over heat pada mesin.

Beberapa perawatan di atas sangat mudah dilakukan di rumah. Lakukanlah perawatan dari yang paling mudah hingga terlebih dahulu.

Kebiasaan merawat kendaraan akan menjadi kebiasaan yang terus berlangsung bahkan untuk hal-hal lainnya. Ayo, rawat kendaraan anda mulai dari sekarang.

Komponen Mobil yang Membutuhkan Servis Berkala

Kendaraan sebagai benda berjalan pasti perlu perawatan rutin. Beberapa komponen bisa rusak baik karena pemakaian normal atau usia pakai. Nah, pasti tidak ingin apabila mobil yang Anda gunakan tidak enak kan?

Untuk itu, suatu mobil perlu mendapat perawatan rutin di tiap-tiap bagian. Dengan servis berkala, kinerja mobil bakal tetap prima. Dengan demikian, Anda pun tetap aman dan nyaman saat berkendara kemanapun itu.

Berikut ini adalah beberapa komponen pada mobil yang biasanya harus dilakukan pemeriksaan dan perbaikan secara berkala:

1. Kaki-Kaki

Kondisi jalanan di Indonesia hanya sedikit yang benar-benar mulus. Kebanyakan kondisi jalanan yang ada terdapat lubang atau permukaannya bergelombang. Ini membuat kaki-kaki mobil rentan rusak, biasanya komponen yang oblak karena bekerja keras lewat jalan yang kasar.

Kaki – kaki mobil seperti ball joint, tierod, stabilizer dan booshing memiliki usia pakai hingga 100.000 km atau sekitar 5 tahun. Namun, kondisi jalan yang rusak atau karakter pengemudi yang berkendara kasar mempercepat waktu penggantian atau perbaikan.

2. Balancing dan Spooring

Servis berkala yang perlu Anda lakukan yaitu spooring dan balancing. Mobil yang sering melewati jalan rusak atau berlubang dapat mengakibatkan presisi roda mobil cepat berubah.

Banyak bengkel yang menawarkan jasa spooring dan balancing dengan harga yang sangat bervariatif. Harga spooring dan balancing, sangat tergantung dengan model mobilnya. Spooring untuk mobil-mobil kecil seperti Yaris, Jazz, Avanza dan Innova berkisar Rp 150 hingga 175 ribu per roda. Sedangkan mobil besar seperti Alphard, Pajero, dan Outlander, berkisar Rp 200 ribu.

Spooring merupakan proses pada mobil untuk kembali meluruskan kedudukan empat roda mobil seperti awal. Prosesnya meluruskan dua roda depan agar kembali seperti sedia kala.

Selanjutnya balancing, yang secara arti untuk menyeimbangkan kembali. Tujuan balancing yaitu menyeimbangkan kembali putaran masing-masing roda supaya tidak ada yang berat sebelah. Biasanya ini akan dilakukan setelah penggantian ban atau velg.

Apabila kaki-kaki mobil masih terasa tidak enak atau bermasalah setelah spooring dan balancing, Anda perlu memeriksa beberapa komponennya. Seperti pada ball joint dan tierod biasanya akan mengeluarkan suara berisik. Jika kondisi tersebut didiamkan maka kerusakan akan semakin parah dan bisa mengakibatkan ban bisa copot dari tempatnya.

Perbaikan dapat dilakukan dengan mengganti pemakaian dengan produk rekomendasi pabrikan atau genuine. Selain terjamin originalitasnya, ketahanan barang juga bisa seperti sedia kala.

Opsi lainnya yang bisa kalian pilih dengan harga lebih terjangkau yaitu dengan rekondisi menggunakan bahan polyurethane. Alternatif ini dapat menekan biaya, kabarnya hingga 50%. Ball joint, tierod dan link stabilizer bawaan mobil dicopot dan bagian yang rusaknya diganti menggunakan bahan polyurethane.

Bagian kaki-kaki yang juga rentan mengalami kerusakan karena pemakaian yaitu bushing. Bahan bushing ini biasanya dari karet, dan karena benturan saat lewat jalan rusak ini membuat karet tidak lagi lentur bahkan getas atau pecah-pecah.

Kisaran harga untuk jasa perbaikan bushing mulai dari Rp 600.000 hingga Rp 9 juta. Rata – rata pengerjaan yang dilakukan menghabiskan waktu sekitar 3 jam.

Anda jangan kaget apabila ada harga bushing yang sangat mahal. Biasanya bushing yang mahal itu untuk mobil-mobil produksi non pabrikan Jepang atau mobil mewah.

Bushing ini bisa juga direkondisi agar perbaikan jauh lebih murah. Tapi soal ketahanan jelas kalah timbang ganti baru dengan produk original atau genuine.Untuk mengganti biaya barang-barannya sendiri berkisar pada harga Rp 1,5 juta hingga Rp 6 juta.

3. Air Condition (AC)

Penyejuk udara ini bakal bekerja keras saat mobil digunakan siang hari yang panas terik. Pengemudi atau penumpang bakal mengatur suhu kabin sedingin mungkin. Permasalahan yang sering terjadi yaitu bagian kompresor.

Service AC secara rutin sangat dianjurkan, seperti ganti pelumas, refigeran, dan pembersihan. Biasanya service ini dilakukan setahun sekali atau setiap 10.000 km (dalam kota) hingga 20.000 km (luar kota). Servis rutin membuat kerja kompresor jadi enteng dan umur kompresor akan lebih panjang.

Untuk mobil yang sering melewati kawasan berdebu dan dipakai dengan suhu paling dingin, sebaiknya service rutin AC bisa dilakukan setiap 3.000 km. Proses service AC memakan waktu sekitar satu hingga delapan jam.

Untuk mobil keluaran Jepang, biaya service AC dipatok sekitar Rp 300.000 hingga Rp 575.000. Sementara, untuk mobil keluaran Eropa membutuhkan biaya Rp 1.100.000 hingga Rp 2.000.000.

Untuk itu, langsung tahu jawaban apabila saat AC sudah kurang dingin maka itu bukan hanya karena freon yang mau habis. Freon ini habis dengan pemakaian dalam jangka waktu yang lama. Apabila freon habis sekalipun mobil masih berusia relatif muda, maka kemungkinan ada kebocoran pada sistem pendingin.

Berikut ini beberapa penyebab lain AC mobil bisa tidak dingin:

  • Adanya kebocoran pada selang atau pipa AC yang disebabkan karena usia atau pemakaian part yang tidak baik atau tidak original.
  • Kerusakan pada evaporator dan kondensor yang bisa dikarenakan usia atau terkena benda kotor.
  • Kerusakan pada komponen kompresor yang biasanya terdengar bunyi dari ruang mesin dimana terletaknya kompresor AC.

Mobil Diesel Vs Mobil Bensin

Saat membahas mesin kendaraan, selalu ada dua pilihan yang muncul. Pertama adalah mobil dengan mesin diesel dan yang kedua mobil dengan mesin bensin. Dua jenis mesin ini punya keunggulan masing-masing yang kadang membuat bingung calon pemilik mobil pemula.

Kebingungan muncul karena tidak memahami perbedaan dasar dan keuntungan masing-masing mesin. Belum lagi populasi mobil yang ditemui kebanyakan menggunakan mesin bensin daripada mesin diesel. Ini memunculkan anggapan bila mesin bensin jauh lebih unggul ketimbang mesin diesel.

Mesin diesel di Indonesia umumnya digunakan pada bus, truk, juga untuk keperluan industri daripada penggunaan kendaraan sehari-hari. Padahal di negara-negara maju seperti Eropa dan juga Amerika Serikat, mereka lebih banyak menggunakan mesin diesel untuk kendaraan pribadi mereka dan tentu saja untuk keperluan industri.

Bahan Bakar Solar vs Bensin

Perbedaan mendasar pada jenis mobil ini adalah bahan bakar.

Mesin diesel menggunakan solar sebagai bahan bakarnya, sedangkan mobil bensin tentu saja menggunakan bensin. Solar sejatinya lebih aman daripada bensin.

Tidak seperti bensin, solar biasanya lebih tahan terhadap panas yang tinggi. Api pun tidak akan langsung menyambar solar selayaknya api menyambar bensin.

Dari sisi keamanan, solar tidak menghasilkan uap sebanyak bensin. Sehingga mengurangi kemungkinan terbakar akibat panas yang tinggi. Risiko adanya percikan api dari uap bahan bakar di mobil diesel yang bekerja itu lebih sedikit.

Mesin Diesel Lebih Tangguh?

Mesin diesel merupakan mesin mobil yang diciptakan terlebih dahulu sebelum mesin bensin. Karakter mesin peminum solar ini dapat menghasilkan torsi tinggi pada rpm rendah, sehingga cocok sekali digunakan pada daerah dengan trek yang jauh dari kata mulus. Ini membuat mesin diesel jadi andalan mobil yang bisa off road.

Kelebihan lain pada mesin diesel juga dapat di lihat saat terjadi banjir. Mesin diesel yang tidak memiliki komponen pengapian listrik seperti busi. Saat bagian mesin terkena air, risiko adanya arus pendek hampir nihil, tidak seperti yang kerap terjadi pada mobil bensin.

Perawatan Mesin

Mesin diesel keluaran terbaru teknologinya sudah lebih kompleks, dan membutuhkan perawatan ekstra. Salah pemakaian dan kurang perawatan terkadang membuat kita harus merogoh kantong dalam-dalam. Berbeda dengan mesin bensin, perawatan rutinnya sangatlah mudah dan tidak serumit perawatan mesin diesel ketika mengalami kerusakan.

Perbandingan Efisiensi Mesin

Soal efisiensi, mesin diesel cenderung jauh lebih efisien daripada mesin bensin. Jika dibandingkan pada penggunaan bahan bakar yang sama, mesin diesel memakai bahan bakar 40% lebih sedikit daripada mesin bensin.

Hal ini juga berhubungan dengan kompresi tinggi yang dihasilkan oleh mesin diesel untuk menghasilkan tenaga. Kompresi tinggi membuat mesin diesel pun akan menghasilkan panas yang lebih sedikit, sehingga penggunaan mesin diesel lebih efisien.

Masih berhubungan soal efisiensi, pemerintah sudah sejak lama merilis bahan bakar biodiesel. Bahan bakar ini merupakan campuran antara minyak bumi dan ethanol hasil dari minyak nabati. Kelemahan Bio-diesel memiliki sifat lebih panas daripada bensin dan juga solar yang tradisional, sehingga dapat menyebabkan mesin lebih panas.

Tetapi penggunaan bio-diesel pada mesin diesel ternyata lebih baik daripada penggunaan bahan bakar sintetis pada mesin bensin. Alasannya, mesin bensin harus dimodifikasi terlebih dahulu agar dapat menggunakan bahan bakar jenis ini.

Soal bahan bakar nabati, para ilmuwan sudah menemukan bahan yang dapat menjaga mesin bensin tidak rusak ketika menggunakan bahan bakar sintetis bernama biobutanol. Tidak seperti diesel yang bisa langsung pakai bahan bakar nabati, mesin bensin harus dimodifikasi terlebih dahulu agar dapat menggunakan bahan bakar jenis ini.

Kesimpulan Mesin Diesel Vs Mesin Bensin

Untuk yang masih merasa bingung menyimpulkan perbedaan yang signifikan antara mesin diesel dan mesin bensin. Mesin diesel pada umumnya lebih hemat daripada mesin bensin. ntuk masalah efisiensi, mesin diesel jauh lebih cocok untuk kamu.

Keunggulan lainnya yaitu mesin diesel lebih mudah adaptasi untuk bahan bakar nabati. Selain itu, jenis bahan bakar diesel lebih tahan terhadap panas yang tinggi.

Untuk yang masih merasa bingung, menyimpulkan perbedaan yang signifikan antara mesin diesel dan mesin bensin untuk jadi pertimbangan kamu sebelum beli mobil:

  1. Mesin diesel lebih hemat daripada mesin bensin
  2. Penggunaan bahan bakar solar pada mesin diesel jauh lebih aman daripada bensin.
  3. Jika memilih beralih ke bahan bakar sintetis, mesin diesel adalah pilihan mobil terbaik
  4. Memang mesin diesel jauh lebih tahan daripada mesin bensin, hanya saja mesin diesel jauh lebih lambat dan berat jika dibandingkan dengan mesin bensin yang dapat memacu kecepatannya dengan baik.
  5. Mesin diesel membutuhkan perawatan yang lebih rutin daripada mesin bensin. Perawatan pada mesin diesel juga biasanya jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan perawatan pada mesin bensin.
  6. Untuk masalah efisiensi, mesin diesel jauh lebih cocok untuk kamu daripada mesin bensin.
  7. Karena perawatan mesin diesel lebih rumit daripada mesin bensin, usahakan selalu membawa mobil dengan mesin diesel ke bengkel resmi yang terpercaya.

Sekarang jangan bingung lagi mau beli mobil jenis yang mana. Kalau kamu sudah tahu perbedaan dasar antara mesin bensin dan mesin diesel waktunya untuk membuat keputusan ingin beli mobil yang mana.

Penyebab dan Cara Menghindari Overheat pada Mobil

Over heating merupakan suatu penyakit yang sering ditemui pada kendaraan bermotor.

Over heating bukanlah masalah yang yang dapat diremehkan, Over heating dapat menyebabkan kendaraan kamu mati secara tiba-tiba dan mengeluarkan asap.

Jika kamu pernah menonton sebuah film yang memperlihatkan mobil yang secara tiba-tiba berasap dan mogok, artinya mobil tersebut terkena over heating.

Kalau dalam film memang mudah sih, Tapi kalau terjadi di dunia nyata, kebayangkan repotnya bagaimana? Banyak orang menggunakan air untuk mendinginkan over heating, tetapi jangan disiramkan langsung pada mesin yang panas, karena perubahan suhu yang tiba-tiba dapat membuat mesin rentan mengalami kerusakan.

Buat yang belum tau apa-apa aja penyebab over heat ini, yuk dicek di sini:

1. Kipas Yang Rusak

Kipas sesuai namanya berguna untuk mendinginkan. Kipas pada mobil juga berguna untuk membantu pendinginan mesin mobil.

Ketika kipas tidak bekerja maksimal, maka mesin cenderung akan lebih panas dan semakin lama semakin panas sehingga menyebabkan mesin mati karena over heating.

Untuk mencegah ini lakukanlah selalu pengecekan kipas secara rutin, terutama jika kamu sering melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan tersebut.

Kipas bisa jadi memiliki perputaran yang lemah karena usianya yang sudah tua atau memang sudah mengalami kerusakan.

Periksa juga switching otomatis yang terletak pada kipas pendingin, dengan mengecek satu persatu, maka kamu bisa mengetahui masalah yang sebenarnya terjadi.

2. Perjalanan Yang Jauh

Perjalanan yang jauh cenderung dapat menyebabkan over heating, apalagi mesin tidak diberikan waktu untuk beristirahat.

Perjalanan yang jauh berarti membiarkan mesin bekerja lebih lama daripada biasanya. Yang artinya, mesin mobil akan terus bekerja sehingga dapat menghasilkan panas.

Kalaupun memang kamu ingin melakukan perjalanan jauh, istirahatkanlah mobil beberapa kali untuk memberikannya waktu mendinginkan mesin. Mesin yang dingin akan jauh bekerja lebih baik daripada saat panas.

3. Masalah Radiator

Radiator sama seperti kipas, memiliki fungsi yang sama yaitu mendinginkan mesin.

Masalah yang umum terjadi pada radiator adalah ketika air radiator kering. Air radiator yang kering tidak akan bisa menghasilkan pendingin sehingga mesin akan selalu panas hingga mencapai level over heat.

Ada pula penggunaan air radiator yang salah, penggunaan air seperti air dari bak mandi, air sumur atau air tanah, akan meninggalkan jejak berupa kerak yang menempel.

Kerak merupakan sisa mineral dan logam yang terdapat pada air tadi. Kerak ini lama kelamaan akan tertimbun dan dapat mengakibatkan kerusakan dan over heat.

Untuk menghindari masalah seperti ini disarankan agar menggunakan air minum kemasan atau air khusus yang telah disuling untuk kebutuhan radiator. Satu masalah terpecahkan.

Periksa juga apakah ada kemungkinan kebocoran pada mesin radiator atau radiator tersumbat.

Radiator yang rusak terkadang akan sangat susah untuk diperbaiki sehingga banyak yang menyarankan untuk melakukan penggantian radiator.

Sekalinya mesin radiator rusak dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar dan permanen, sehingga lebih baik jika melakukan penggantian mesin radiator.

Untuk lebih baik lagi gunakan juga radiator coolant yang akan membantu menghindari pembentukan cairan logam dari air radiator.

Warna kuning yang mungkin pernah kamu lihat pada mesin radiator disebabkan tidak adanya radiator coolant, penggunaannya memang sangat berguna untuk proses pendinginan mesin radiator pada mobil dan mencegah over heating.

4. Penggunaan Jenis Oli Yang Salah

Oli digunakan untuk memuluskan kinerja mesin, menghindarkan mesin dari kinerja yang kasar sehingga mengurangi adanya penguapan dan tidak cepat kering. Tetapi ada banyak para pengendara kurang memahami oli yang tepat.

Pemakaian oli yang tepat sangatlah baik untuk kelangsungan mesin dan dapat mengurangi terjadinya over heating.

Contohnya saja, ketika para pemilik mobil ini menggunakan oli yang kurang tepat, maka oli yang digunakan pada mesin akan cepat menguap dan pekerjaannya kurang maksimal.

Karena oli cepat menguap, maka mesin akan cepat kering dan akhirnya memaksa mesin untuk bekerja ekstra daripada biasanya. Inilah yang mengakibatkan terjadinya over heat, mesin yang dipaksa bekerja akan mengalami gesekan yang lebih kasar sehingga menyebabkan panas yang ekstra pula.

Over heat pun terjadi dan mesin kamu otomatis akan mengalami kerusakan dan mati secara tiba-tiba. Akibatnya, kamu harus mengeluarkan kocek lebih dalam lagi untuk melakukan perbaikan dan juga penggantian oli.

Yang pernah mengalami over heat mungkin pernah mengalami masalah yang sama seperti yang telah disebutkan di atas.

Untuk menghindarinya selalu lakukan pemeriksaan yang rutin terhadap mesin-mesin mobil.

Menghindari over heat berarti mengurangi satu masalah yang mungkin saja terjadi di masa mendatang.

Perawatan ini sangat baik untuk tetap meremajakan mesin mobil.

Jika sering terjadi kerusakan karena over heat ada kemungkinan ‘penyakit’ ini bisa menular ke bagian-bagian mesin yang lainnya. Artinya, harus mengeluarkan biaya yang lebih mahal untuk perbaikan.

Mengenal Jenis Drivetrain Mobil

Video games sekarang ini, atau bahkan 10 tahun terakhir, bukan hanya sebuah permainan untuk anak-anak saja. Usia dewasa pun masih sangat menggemari video games ini.

Berhubungan dengan mobil, teringat video games yang cukup melegenda, siapa yang tidak pernah memainkan Grand Turismo? Games simulasi mobil ini memang sangat terkenal di jenis games otomotif.

Dengan realitas varian mobil yang ada dan segala macam fiturnya, membuat kita sebagai pemain menjadi ingin tahu lebih banyak tentang otomotif di dunia nyata.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah sistem penggerak atau drivetrain. Ternyata, bagi yang belum tahu, setiap mobil pasti memiliki jenis sistem penggerak. Seperti penggerak roda depan (FF) atau belakang (FR).

Bukan hanya cukup itu saja, artikel ini akan membahas tentang sistem penggerak roda (drivetrain) pada mobil.

Setelah menentukan kebutuhannya, dari artikel ini maka akan sangat berguna bagi anda yang ingin atau bahkan sedang membeli mobil baru maupun bekas.

Tidak perlu berlama-lama, berikut adalah penjelasannya.

1. FF

FF adalah singkatan dari Front Engine Front Wheel Drive. Sistem roda yang berputar sebagai penggerak mobil tersebut adalah roda bagian depan. Mesin mobil FF biasanya bermesin horizontal atau biasa disebut mesin miring.

Di Indonesia sendiri, jenis FF ini sangat banyak digunakan dan beredar di jalan-jalan. Karena mesin berada langsung di atas pengarah (setir) maka setiap roda yang didorong berada di jalur berbelok mobil akan mengalami kekurangan grip.

Pada traksi rendah seperti jalan bersalju, berlumpur, berkerikil atau aspal basah mobil FF dinilai lebih unggul dibandingkan mobil FR.

2. FR

FR adalah singkatan dari Front Engine Rear Wheel Drive. Mobil jenis ini menggunakan mesin di depan yang kemudian mentransfer tenaga (power) ke roda bagian belakang.

Jenis FR ini sering dipilih untuk mendesain mobil yang sederhana serta memiliki tingkat perawatan yang tidak sulit.

Dengan menempatkan drive roda di bagian belakang memungkinkan tersedianya ruang untuk transmisi di tengah kendaraan dan menghindari kerumitan mekanisme daya ke roda depan.

FR sendiri sangat cocok untuk kendaraan dengan kinerja yang tinggi terutama pada mesin yang melebihi 200 tenaga kuda.

Hal tersebut dikarenakan tumpuan beban berada di belakang kendaraan sehingga beban roda belakang juga mengalami peningkatan cengkeramannya.

Keuntungan lainnya, pola sistem penggerak FR ini relatif mudah diakses kompartemen mesinnya, sehingga lebih mudah juga untuk dilakukan perbaikan atau modifikasi.

Mobil dengan sistem penggerak FR biasanya menjadi favorit para drifter karena mobil FR akan lebih oversteer dibandingkan dengan FF yang cenderung understeer.

3. RR

RR adalah singkatan dari Rear Engine Rear Wheel Drive. Mobil dengan sistem penggerak ini menempatkan mesin di belakang dan menggerakan roda bagian belakang juga.

4. MR

MR adalah singkatan dari Mid Engine Rear Wheel Drive. Sistem dan penempatan mesinnya tidak berbeda jauh dengan sistem penggerak RR.

Mesin pada sistem penggerak MR ditempatkan di dekat roda belakang sehingga memungkinkan bentuk fisik yang lebih kecil, ringan, drivetrain yang lebih efisien karena tidak perlu driveshaft (poros penggerak), dan diferesial dapat diintegrasikan dengan transmisi yang biasanya juga disebut transaxle.

Soal keamanan berkendara, sistem MR yang menempatkan mesin di tengah bagian mobil membuat ruang depan yang kosong dapat meredam benturan dari depan ketika terjadi kecelakaan sebelum sampai ke pengemudi.

Akibat lain dari penempatan mesin adalah berat mobil jadi lebih merata, namun hal tersebut membuat perawatan atau perbaikan mesin lebih rumit dilakukan karena sulitnya menjangkau mesin yang berada di bagian tengah mobil.

5. 4WD/AWD

4WD/AWD adalah singkatan dari Four Wheel Drive/ All Wheel Drive. Sistem penggerak ini memungkinkan keemat roda untuk menerima torsi dari mesin secara bersamaan.

Secara umum sistem penggerak 4WD/AWD ini lebih identik dengan mobil off-road. Dengan empat roda yang bergerak dapat memberikan kontrol yang lebih baik di jalan normal dan berbagai permukaan.

Perbedaan 4WD dan AWD

Setelah melihat penjelasan di atas sebelumnya tentu anggapan anda akan sistem penggerak 4WD dan AWD adalah sama. Sama namun tidak serupa, begitu mungkin lebih tepatnya.

Secara prinsip dasar, 4WD dan AWD merupakan sistem penggerak semua roda (4 ban). Namun, 4WD adalah sistem penggerak yang dapat diatur roda bagian mana yang bergerak apakah bagian belakang atau depan dengan menggunakan tongkat transfer case.

Dengan fitur ini, sistem penggerak 4WD biasa digunakan untuk mobil yang melintasi jalur off road seperti jeep atau SUV (Sport Utility Vehicle). Lain lagi dengan AWD, sistem penggerak ini merupakan sebuah inovasi di dalam dunia otomotif.

Cara kerja AWD sendiri sebetulnya lebih kompleks daripada sistem 4WD. Sistem AWD biasanya terdapat pada supercar.

Perbedaannya sederhana saja, AWD akan menggerakan semua roda baik bagian depan maupun belakang secara terus menerus tanpa harus dikendalikan manual seperti 4WD dengan fitur tongkat transfer case-nya.

Sistem AWD saat ini telah dikombinasikan dengan teknologi komputer. Sensor pada setiap roda akan terus memonitor traksi, akselerasi, dan beberapa data penting yang dibutuhkan oleh pengemudi.

Maka dari itu, supercar yang mengusung sistem AWD ini sangat mahal harganya dan termasuk mobil kelas premium.

Bagaimana? Sudah cukup jelas bukan? Pilihan ada di tangan anda. Tentukan kebutuhan anda atas mobil yang akan dibeli dan sesuaikan dengan dana yang anda punyai.

Jangan sampai terbebani dan sangat penting dalam menentukan jenis mobil yang tepat agar kenyamanan dan keselamatan berkendara anda terus terjamin. Rasa ingin tahu yang ternyata sangat bermanfaat bisa muncul dari mana saja, bahkan dari video games sekalipun!